Pages

Minggu, 25 Desember 2011

Berubahlah untuk Dunia

Ubahlah Dirimu Untuk Dunia, Karna Dunia Takkan Berubah Untukmu



halo... 
gud day kawan-kawan. 
Today, aku mau berbagi kisah yang semoga bisa kita ambil pelajaran dan hikmahnya. 
Begini..aku baru saja mengalami kisah menyedihkan, (lebih tepatnya aku mengasihani orang yang telah berkata demikian egois padaku. hehehe.. :D ) untuk kesekian kalinya.

Tadi ia (bocah itu) berkata padaku “Aku sedih banget saat kamu berkata kasar padaku, saya tidak suka kalau anda menentang pendapat saya. Sudahlah saya tau saya salah, sudahlah jangan bahas lagi!! “ katanya.

Arti Perjuangan Bagiku..!!!

Ini sebuah pengalaman yang aku tuangkan dalam sebuah pemikiran.


Buat aku, perjuangan bukan hanya sekedar pengorbanan tetapi sebagai sebuah kehormatan yang menandakan segalanya. Apalagi perjuangan tentang cinta. Sebuah perjuangan tidak bisa diraih dengan waktu yang singkat tetapi harus melalui berbagai pengorbanan yang mempertaruhkan kehormatan. Buat aku, perjuangan adalah kebanggaan, tinggal bagaimana seseorang menghargai perjuangan aku.

Sarjana Cinta

'Tuk mencintai..
ga' mesti dgn waktu yg lama,
ga' hrs dgn perkenalan yg mndalam,
sesaat'pun..
asal Hati qta emg bner2 tulus..
Cinta 'kan hadir,
Cinta 'kan tertanam dalam.
Nmun sebliknya..
cinta'pn bs dtg n prg,
Jk dlm hati ga' ad ktulusan..
dan cinta yg sprti itu bknlah "Cinta"
dy hanyalh 'kumpula2n nafsu'
yg "BERTAMENG CINTA"


Tentang Derita


Jangan pernah bicara padaku
Tentang arti
derita
Jikalau tidak dalam satu waktumu
Kau menggigit lidahmu keras, sampai kebas
Tuk menetak rasa sesak
Tuk menolak merintih pada pedih


Kau ingin menangis, tapi tak bisa
Kau berdoa untuk menangis, tetap tak bisa
Air mata lama telah kau buang,
Agar roda terus berjalan dan bertahan
Kini, kau ingin memanggilnya
Untuk tahu bahwa kau masih manusia
Tapi yang tersisa darimu hanyalah –
Hatimu yang dingin membeku
Dan gurun luas tanpa batas

Tak ada apapun
Tak ada siapapun
Tak pernah merasa kehilangan
Karena tak jua pernah memiliki
Dan dunia hanyalah cawan kosong belaka

Dan kehidupan menorehkan dendam
Untuk siapa, dan untuk mengapa
Kau mungkin takkan pernah tahu
Saat resah berubah jadi amarah
Saat lara tanpa lembut belaian
Hingga tak banyak yang tersisa


"- CINTA -"


Cinta,,
Sesuatu yang dapat dilantunkan…

Tapi tak bisa kau karang dengan kata-kata


KEPERGIANKU


Bila ‘ku pergi ‘tuk selamanya
Kenanglah aku dan jangan pernah kau lupa
Aku yang pernah bersamamu

Aku yang s’lalu mencintaimu
Mungkin engkau tak lagi sendiri…
Kau tlah temukan orang yang kau cintai
Kenanglah aku yang juga mencintai-mu..

Katakan Dengan diam


Kata’kan dengan diam

Bila suara tak sanggup lagi mengucapkannya
Biar garis – garis luka di bibirmu
Bicara tentang selaksa cerita
Yang matamu tlah kering ‘tuk menangisinya

Tak’sah resah temui malam
Memang ia hanya bisa diam
Disisimu ‘kan ku dengar
Dengan hati..
Ratap rintihmu yang terbekam

Silir angin di bulu matamu

Dengar’lah adakah telinga menangkap
Sebuah kisah..
Hanya jiwa yang perawan

Sanggup mengecup luka di balik paras
Luka di tirai senyum. ¯

Aku Pengembara


Malam masih terlalu muda untuk ku akhiri cinta ini
Desah nafasmu di silir angina bisikkan
Rembulan yang kesepian


Getar degup jantungmu memintaku
Membuat perapian ‘tuk menghangatkan dingin
Dan kisah yang membekas di benak
Tentang janji yang di ucap sehabis kecupan di bibir pagi

Malam masih terlalu muda untuk ku akhiri cerita ini
Tapi aku pengembara yang arahnya adalah semesta raya
Hidup tak bisa berhenti dalam sangkarnya
Karena langkahku akan terus mengalir
Tanpa berakhir di ujung muara,
Laut hanyalah persinggahan sementara
Sebelum aku menjadi hujan


Turun di lading lain seperti pelukanmu malam ini.

Sepi Di Jasadku

Angkasa mana yang tak tersentuh cintaku.. 
Tiara di telinga angina ku bisikkan salam pada semesta


        Biar kepak – kepaknya pada sayap
        Tiap risik – risik helai dedaunan
        Kabarkan dengung jantungku
        Yang darahnya adalah wajahmu

-- BUNGA HATI --

Terang cahaya keindahanmu
Melenyapkan kegelapan Abadi
Memancarkan segarnya mentari
Serta menguburkan hijaunya daun hati..

Setiap Langkah..
Kau ciptakan kekaguman
Setiap senyuman..
Membutuhkan ketidak berdayaan
Setiap Pandang..
Melenyapkan Kesenduan
Serta setiap alunan nafasmu..
Menggetarkan daun hati.

 
Copyright (c) 2010 Koleksi Puisi & Kata2 Bijak By Pakdhe and Powered by Blogger.